
1. The Chief IT Governance leads the establishment and enforcement of enterprise-wide IT governance frameworks, ensuring that technology strategy, investments, and operations are aligned with corporate objectives, regulatory requirements, and risk management standards.
2. This role defines and oversees policies, controls, and decision-making structures covering IT risk management, cybersecurity governance, compliance, data governance, architecture standards, and portfolio oversight. It ensures transparency, accountability, and disciplined execution across all technology initiatives while safeguarding the organization from operational, financial, and regulatory exposure.
3. Strategically, the Chief IT Governance strengthens executive confidence in IT by embedding structured oversight, performance measurement, and value realization mechanisms. The role ensures that technology operates within a controlled, compliant, and risk-aware environment—supporting sustainable growth, enterprise resilience, and long-term digital transformation.
Requirements
1. Senior GRC Leadership: 15-18 years at group/multi-entity level
2. Regulatory Mastery: Strong cross-sector experience; plus points if credible with Otoritas Jasa Keuangan and key regulators
3. Enterprise Governance Expertise: ERM, controls, and standardized frameworks across businesses
4. Transformation Capability: Proven in building scalable, digital, and post-M&A governance
5. Board Influence: Trusted advisor with strong executive presence
6. Crisis Readiness: Effective in managing regulatory issues and major risk events

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BEI: BDMN) didirikan pada tahun 1956. Per 31 Desember 2024, Danamon mengelola aset konsolidasian sebesar Rp242 triliun dengan anak perusahannya, Adira Finance. Dalam hal kepemilikan saham, 92,47% saham Danamon dimiliki oleh MUFG, dan 7,53% lainnya dimiliki oleh publik. Dalam melayani nasabah dari semua lini bisnis yaitu Retail, Usaha Kecil dan Menengah, serta Korporasi, Danamon didukung oleh 865* kantor cabang konvensional dan unit Syariah, serta kantor cabang dan kantor perwakilan grup perusahaan Danamon di Indonesia.
Sebagai anak perusahaan dari MUFG yang merupakan salah satu grup jasa keuangan terbesar di dunia, Danamon didukung oleh jaringan global MUFG dan bank mitranya: Krungsri Bank di Thailand, Security Bank di Filipina, dan VietinBank di Vietnam. Danamon juga diperkuat oleh jaringan lokal dari grup perusahaannya yaitu Adira Finance, Home Credit Indonesia, Mandala Finance, dan Zurich Asuransi Indonesia, serta mitra strategisnya.
Bersama MUFG, grup perusahaan serta mitra strategisnya, Danamon berkomitmen untuk terus bertransformasi sebagai Satu Grup Finansial, guna menjadi mitra keuangan terpercaya yang berorientasi pada pelanggan dan selalu berinovasi, demi memenuhi kebutuhan pemegang saham, nasabah, karyawan, dan regulator dengan menghadirkan solusi finansial menyeluruh agar dapat tumbuh bersama.
Danamon dan grup perusahaan serta mitra strategisnya juga menyadari pentingnya aspek keberlanjutan sebagai bagian tak terpisahkan dari pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, dalam menjalankan bisnis serta untuk mencapai tujuan sesuai dengan visi dan misinya, Danamon menjunjung tinggi nilai perusahaan “BISA”, yang harus diterapkan oleh seluruh karyawan, manajemen, direksi, dan komisaris Danamon. Nilai-nilai tersebut meliputi Berkolaborasi, Intergritas, Sigap Melayani, dan Adaptif.